CAKRARAJAWALI.COM, GUNUNGKIDUL, // Minggu, 11/1/2025. Sekolah tempat belajar anak, Taman Kanak-kanak Negeri Dusun Purworejo, yang berada di Kalurahan Semugih, Kapanewon Rongkop, Kabupaten Gunungkidul, kembali terendam air setelah diguyur hujan selama kurang lebih tiga hari berturut-turut. Genangan air ini dilaporkan terus berulang setiap musim hujan.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul telah merealisasikan anggaran penanganan genangan melalui kegiatan pengeboran pada tahun 2023, yang dilaksanakan oleh DPUPRKP Gunungkidul. Saat itu, petugas melakukan survei untuk mencari jalur air (luweng) dan menentukan titik pengeboran dengan harapan lubang tersebut mampu menyerap genangan air di area sekolah.
Namun, berdasarkan pantauan lapangan usai hujan pada 8, 9, dan 10 Januari 2026, titik pengeboran tersebut belum berfungsi optimal. Air masih menggenang di lingkungan sekolah. Diduga, titik bor tidak terhubung dengan luweng atau terdapat faktor lain yang menyebabkan aliran air tersumbat.
Hal tersebut dibenarkan oleh Lurah Semugih, Suyoto, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon WhatsApp pada Minggu (11/01/2026) siang.
“Benar, genangan air hujan masih seperti semula,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pengeboran sebelumnya memang diharapkan menjadi solusi agar air hujan dapat terserap dan tidak mengganggu kegiatan belajar di TKN dan PAUD Dusun Purworejo.
“Kami berharap pemerintah kabupaten bersedia membenahi kembali, agar dampak hujan tidak terus mengganggu tempat belajar anak-anak di wilayah kami,” pungkasnya.














