JOMBANG, CAKRARAJAWALI.COM – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jombang kembali menggelar program Angkutan Mudik dan Balik Gratis Lebaran 2026 bagi warga Jombang yang bekerja di wilayah Jabodetabek.
Program ini bertujuan membantu masyarakat agar dapat pulang kampung sekaligus kembali ke tempat kerja dengan aman, nyaman, dan tanpa biaya transportasi.
Laporan pelaksanaan program tersebut disampaikan kepada Bupati Jombang Warsubi, Wakil Bupati Jombang Salmanudin Yazid, serta Kapolres Jombang Ardi Kurniawan, Kamis (26/3/2026).
Pelaksanaan program diawali dengan koordinasi antara Dinas Perhubungan Kabupaten Jombang dengan Kementerian Perhubungan dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta pada 9 Februari 2026. Koordinasi tersebut membahas jadwal keberangkatan, lokasi penjemputan, jumlah armada, serta kuota penumpang.
Pendaftaran program dibuka pada 18 Februari 2026 pukul 09.00 WIB secara daring untuk rute Jakarta–Jombang dan Jombang–Jakarta.
Sebelum keberangkatan, seluruh armada bus menjalani ramp check guna memastikan kelayakan kendaraan. Pemeriksaan meliputi kondisi fisik bus, kelengkapan administrasi kendaraan, hingga pemeriksaan kesehatan kru guna menjamin keselamatan penumpang.
Program Mudik Gratis dilaksanakan pada 15–16 Maret 2026 di Terminal Pulogebang Jakarta dengan menggunakan enam unit bus yang melayani sekitar 300 penumpang menuju Kabupaten Jombang.
Sementara itu, program Angkutan Balik Gratis dilaksanakan pada Kamis (26/3/2026) dari Terminal Pulogebang menuju Jombang dengan jumlah armada dan kuota yang sama, yakni enam bus untuk sekitar 300 penumpang.
Total sebanyak 300 penumpang terlayani dalam program mudik dan balik gratis tahun ini. Kegiatan tersebut didukung anggaran dari APBD Dinas Perhubungan Kabupaten Jombang Tahun 2026 sebesar Rp357.583.900.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jombang, Sugianto, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk pelayanan pemerintah daerah untuk membantu warga Jombang yang merantau agar dapat pulang kampung dengan aman dan nyaman saat Lebaran.
“Program mudik dan balik gratis ini kami selenggarakan untuk membantu masyarakat, khususnya warga Jombang yang bekerja di Jabodetabek, agar bisa pulang kampung dengan aman, nyaman, dan selamat. Kami juga memastikan seluruh armada yang digunakan telah melalui ramp check sehingga layak jalan dan memenuhi standar keselamatan,” ujarnya.
Ia menambahkan, program tersebut diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas selama arus mudik dan balik, sekaligus menekan potensi kecelakaan di jalan raya.
Selain itu, program ini juga menjadi langkah pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan transportasi bagi masyarakat, sekaligus memperoleh data yang lebih akurat mengenai pola arus mudik warga Jombang.
Dalam kegiatan tersebut, panitia juga menyampaikan apresiasi kepada PT AFCO Fresh Sejahtera dan UMG yang telah memberikan dukungan berupa souvenir bagi para peserta mudik dan balik gratis.
Sementara itu, Wakil Bupati Jombang KH. Salmanudin Yazid atau yang akrab disapa Gus Salman menyampaikan apresiasi kepada warga Jombang yang bekerja di berbagai daerah namun tetap menjaga nama baik daerah asalnya.
“Pemerintah Kabupaten Jombang mengucapkan terima kasih kepada para perantau yang telah bekerja di berbagai wilayah dan tetap membawa nama baik Jombang,” ujar Gus Salman.
Ia juga berpesan agar para perantau selalu mematuhi aturan di daerah tempat mereka bekerja, mengingat setiap wilayah memiliki kebijakan yang berbeda.
Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat terhadap program ini menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan pelayanan transportasi bagi warga.
“Kami melihat antusiasme masyarakat sangat tinggi. Ke depan kami akan berupaya menambah armada agar lebih banyak warga yang bisa terfasilitasi,” tutupnya. Red/Sardi













