MOJOKERTO, WWW.CAKRARAJAWALI.COM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet muda asal Kabupaten Jombang. Mohammad Kafka Nafisha berhasil meraih posisi tiga besar dalam ajang Majapahit Run 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Kota Mojokerto pada Minggu (5/7/2026) dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-108 Kota Mojokerto.
Ajang lari bergengsi yang diikuti sekitar 1.500 peserta dari berbagai daerah itu berlangsung semarak. Sejak pagi, ribuan pelari memadati kawasan Alun-Alun Wiraraja Kota Mojokerto yang menjadi titik start sekaligus finis. Mereka mengikuti berbagai kategori lomba, mulai 5 kilometer, 3 kilometer hingga Kid Dash 300 meter untuk anak-anak.
Di tengah persaingan yang berlangsung ketat, Mohammad Kafka Nafisha mampu menunjukkan performa terbaiknya. Dengan persiapan yang matang serta latihan yang konsisten, pelari muda asal Jombang tersebut berhasil menembus posisi tiga besar dan naik ke podium kehormatan.
Keberhasilan itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Jombang. Pasalnya, di antara ribuan peserta dari berbagai kota, Kafka mampu membuktikan bahwa atlet muda daerah juga memiliki kualitas untuk bersaing di ajang olahraga tingkat regional.
Usai menerima penghargaan, Mohammad Kafka Nafisha mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian yang diraihnya. Menurutnya, hasil tersebut merupakan buah dari latihan yang selama ini dijalani dengan disiplin serta dukungan dari keluarga, pelatih, dan orang-orang terdekat.
“Alhamdulillah saya bisa meraih posisi podium. Saya sangat bersyukur atas hasil ini. Tentu pencapaian ini menjadi penyemangat bagi saya untuk terus berlatih lebih keras lagi agar ke depan bisa memberikan hasil yang lebih baik dan meraih prestasi yang lebih tinggi,” ujar Mohammad Kafka Nafisha.
Ia menambahkan bahwa setiap perlombaan merupakan pengalaman berharga untuk meningkatkan kemampuan dan mental bertanding. Karena itu, dirinya berkomitmen untuk terus mengikuti berbagai kejuaraan sebagai bagian dari proses pembinaan diri.
“Saya ingin terus belajar dan memperbaiki kemampuan. Semoga ke depan bisa membawa nama Jombang lebih dikenal melalui prestasi di bidang olahraga lari,” tambahnya.
Sementara itu, Wali Kota Mojokerto, Ning Ita, menjelaskan bahwa Majapahit Run bukan sekadar perlombaan mencari juara. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Mojokerto membangun budaya hidup sehat di tengah masyarakat melalui olahraga yang mudah dilakukan oleh siapa saja.
“Kami ingin mengajak masyarakat membudayakan pola hidup sehat dengan aktif bergerak dan rutin berolahraga. Lari menjadi olahraga yang paling sederhana dan bisa dilakukan oleh siapa saja, mulai anak-anak hingga orang dewasa,” kata Ning Ita.
Menurutnya, antusiasme sekitar 1.500 peserta menjadi bukti bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan melalui olahraga terus meningkat. Selain menjadi ajang kompetisi, Majapahit Run juga menjadi ruang silaturahmi bagi para pelari dari berbagai daerah sekaligus mendukung sektor pariwisata dan ekonomi Kota Mojokerto.
Tahun ini, penyelenggara menghadirkan tiga kategori lomba, yakni lari 5 kilometer, 3 kilometer, serta Kid Dash sejauh 300 meter yang dikhususkan bagi anak-anak. Kehadiran kategori Kid Dash diharapkan mampu menumbuhkan minat olahraga sejak usia dini sehingga lahir generasi yang sehat, aktif, dan berprestasi.
Ning Ita berharap semangat yang ditunjukkan para peserta tidak berhenti setelah perlombaan selesai, tetapi menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Dengan semangat berlari, semoga masyarakat Kota Mojokerto dan sekitarnya diberikan kesehatan jasmani maupun rohani, sehingga dapat hidup lebih sehat, lebih produktif, dan memiliki usia harapan hidup yang lebih panjang,” ungkapnya.
Keberhasilan Mohammad Kafka Nafisha meraih podium tiga dalam Majapahit Run 2026 menjadi bukti bahwa atlet-atlet muda Jombang memiliki potensi besar untuk berkembang. Prestasi tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya agar semakin mencintai olahraga, terus berlatih, serta berani berkompetisi demi mengharumkan nama daerah di berbagai ajang yang lebih tinggi. Sardi (*)








