GUNUNGKIDUL, WWW.CAKRARAJAWALI.COM – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 Kodim 0730/Gunungkidul resmi di buka oleh Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih, S.E., M.P dalam sebuah upacara bertempat di lapangan Patuk, Kalurahan Salam, Kapanewon Patuk, Kabupaten Gunungkidul, Selasa(10/02/2026). Program ini dengan mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa” dan akan berlangsung di Kalurahan Salam, Kapanewon Patuk Kabupaten Gunungkidul. Mulai 10 Februari hingga 10 Maret 2026.
Pasiter Kodim 0730/Gunungkidul, Kapten Arm Suharta, dalam laporannya menyampaikan bahwa sasaran kegiatan fisik meliputi pembangunan cor rabat beton Sepanjang 500 Meter dengan Lebar 3 Meter serta Tebal 0,12 Meter Selain itu, juga di lakukan pembangunan Talud Sepanjang 24 Meter dengan Lebar 3 Meter dan Tinggi 2 Meter.
Dan untuk sasaran fisik tambahan yaitu berupa Rehab RTLH 1 Unit dan Rehap Balai Padukuhan Trosari 1 Unit”Jelasnya.
TMMD Ke-127 Sengkuyung Tahap I Tahun 2026, lanjutnya, di dukung dengan anggaran sebesar Rp. 300 Juta, yang bersumber dari APBD Provinsi DIY sebesar Rp. 75.000.000 juta dan APBD Kabupaten Gunungkidul sebesar Rp. 225.000.000 juta, total sumber dana tersebut yakni Rp. 300.000.000.
“Melalui TMMD, di harapkan dapat membuka akses jalan antar desa, memperlancar arus lalu lintas, meningkatkan perekonomian, membangun kesadaran masyarakat dalam bela negara, serta mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat,” tambahnya.
Kegiatan TMMD di fokuskan pada pembangunan infrastruktur dasar yang di butuhkan masyarakat serta sebagai upaya memperkuat sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat dalam pembangunan wilayah pedesaan.
Dalam kesempatan yang sama, Ia turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam persiapan dan pelaksanaan TMMD Ke-127 Sengkuyung Tahap I Tahun 2026. Ia menekankan bahwa program ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga mencerminkan semangat gotong royong dan kebersamaan antara TNI, Pemerintah Daerah, serta seluruh komponen masyarakat.
“Keharmonisan, kebersamaan, dan kemanunggalan antara TNI dan rakyat menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). TMMD ini juga berperan dalam mengatasi berbagai tantangan sosial seperti kemiskinan, pengangguran, kesehatan, serta pembangunan sumber daya manusia,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa TMMD merupakan kegiatan strategis yang terus diupayakan pelaksanaannya secara rutin setiap tahun sesuai arahan kebijakan Pemerintah pusat maupun Provinsi DIY. Tidak hanya untuk menyediakan infrastruktur dasar yang dibutuhkan masyarakat, tetapi juga menjadi ruang kolaboratif antara TNI, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta seluruh elemen masyarakat untuk bekerja sama dan bahu-membahu dalam membangun desa.
“Program TMMD ini selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Gunungkidul khususnya dalam memperkuat pembangunan kawasan pedesaan serta meningkatkan kualitas dan kuantitas infrastruktur wilayah. Maka, harus kita sukseskan bersama dan semoga kegiatan ini memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat Desa Salam,”pungkasnya.











