Kab Semarang, www.cakrarajawali.com // Polres Semarang_Polda Jateng. Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2026 digelar Polres Semarang Kamis 12 Maret 2026, Kegiatan yang dilaksanakan di lapangan Alun alun Bung Karno tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha, S.H., M.H., didampingi Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, S.I.K., M.Si., serta Pabung Kodim 0714/Salatiga Mayor Inf. Agung Budiono.
Apel gelar pasukan ini diikuti oleh personel gabungan dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah serta instansi terkait yang akan terlibat dalam pengamanan arus mudik maupun perayaan Idul Fitri di wilayah Kabupaten Semarang.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Semarang membacakan amanat Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang menegaskan bahwa Apel Gelar Pasukan merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel serta sarana dan prasarana dalam mendukung pelaksanaan operasi.
Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa apel gelar pasukan merupakan suatu bentuk pengecekan terhadap kesiapan personel maupun sarana dan prasarana, sekaligus wujud komitmen dan sinergisitas lintas sektor dalam rangka menyukseskan Operasi Ketupat 2026, sehingga pelaksanaan mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dapat berjalan dengan aman, nyaman, tertib dan lancar.
Sementara itu Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, S.I.K., M.Si., sesaat setelah kegiatan apel menyampaikan bahwa pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026 berlangsung dari 13 Maret 2026 sampai 25 Maret 2026, merupakan operasi kemanusiaan yang bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya bagi para pemudik maupun hingga balik yang melintas maupun masyarakat yang merayakan Idul Fitri di wilayah Kabupaten Semarang.
Pengamanan akan difokuskan pada jalur-jalur utama, pusat keramaian masyarakat, tempat ibadah serta objek vital lainnya. Hal tersebut dilakukan guna memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif selama rangkaian kegiatan masyarakat pada masa mudik dan perayaan Idul Fitri.
“Sebanyak 510 personel Polres Semarang diterjunkan dalam operasi kali ini, tentunya dibantu unsur TNI dan Pemerintah Kab. Semarang.” Tambahnya.
8 Pos pam disiagakan Polres Semarang guna melayani para pemudik, dimana 5 Pos pengamanan berada di Rest Area Jalur Tol Semarang Solo wilayah Kab. Semarang. 1 Pos terpadu di Ngampin, serta 2 pos pengamanan di Bandungan dan Getasan.
“Bagi masyarakat yang melintas di Kab. Semarang, kami menyiapkan berbagai pelayanan Hospitality yang bertujuan membantu masyarakat yang melintas. Apabila ada kendala bisa menghubungi layanan 110 dan Chatbot dari Polres Semarang, sehingga kami bisa memberikan respon cepat dan baik.” Ujar AKBP Ratna.
Menanggapi prediksi peningkatan arus mudik, Kapolres menyampaikan ada 2 gelombang perkiraan peningkatan arus. Yaitu gelombang pertama ditanggal 14 Maret 2026 hingga 15 Maret 2026, dan gelombang kedua ditanggal 18 Maret 2026.
Guna mengantasipasi kepadatan arus, Polres Semarang akan selalu berkoordinasi dengan Direktorat Lalu lintas Polda Jateng guna penerapan One Way di jalur Tol sesuai kondisi di lapangan. Selain itu pihaknya menyiagakan tim Urai atau Tibcar di jalur arteri serta rekayasa Lalu lintas apabila terjadi kepadatan.
Melalui apel gelar pasukan ini diharapkan seluruh personel yang terlibat dapat melaksanakan tugas secara profesional, humanis dan penuh tanggung jawab dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Jk_Zed.











