Semarang, www.cakrarajawali.com // Rabu, 25 Februari 2026 — Bencana angin kencang disertai hujan lebat yang melanda wilayah Kota Semarang mengakibatkan salah satu rumah warga mengalami kerusakan parah hingga ambruk.
Rumah tersebut diketahui milik Bapak Heri Santoso, warga Jalan Tarupolo RT 12/RW 12, Kelurahan Gisikdrono, Kecamatan Semarang Barat.
“Akibat kejadian ini, bangunan rumah dilaporkan ambruk parah dan tidak layak huni.”
Menindaklanjuti musibah tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang bergerak cepat dengan memberikan bantuan awal kepada keluarga korban. Selain bantuan darurat, Pemkot juga telah merencanakan bantuan lanjutan berupa perbaikan rumah agar dapat kembali ditempati secara aman dan layak.
Langkah ini merupakan bentuk nyata kepedulian dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, sekaligus bagian dari program sosial Pemerintah Kota Semarang di bulan suci Ramadhan 2026.
Saat penyerahan bantuan, Wali Kota Semarang, Dr. Agustina Wilujeng Pramestuti, menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang dialami warganya serta menegaskan komitmen Pemkot dalam penanganan bencana.
“Pemerintah Kota Semarang hadir untuk memastikan warga yang terdampak bencana mendapatkan bantuan secepat mungkin. Selain bantuan darurat hari ini, kami juga akan menindaklanjuti dengan program perbaikan rumah agar keluarga Pak Heri dapat kembali tinggal dengan aman dan layak,” ujar Wali Kota.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi, khususnya di musim penghujan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, aparat wilayah, dan masyarakat sangat penting dalam upaya mitigasi dan penanganan bencana.
“Di bulan Ramadhan ini, kami ingin memastikan semangat kepedulian dan gotong royong benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Penanganan bencana tidak berhenti pada bantuan awal, tetapi harus berkelanjutan,” tambahnya.
Setelah rangkaian penyerahan bantuan selesai, rombongan Wali Kota Semarang bersama jajaran dinas terkait melanjutkan agenda menghadiri undangan berbuka puasa bersama dari Kejaksaan Kota Semarang.
“Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan shalat tarawih, sebagai bagian dari penguatan sinergi dan silaturahmi antarinstansi di bulan suci Ramadhan.”
Pemerintah Kota Semarang menegaskan komitmennya untuk terus hadir membantu masyarakat yang terdampak bencana serta memastikan penanganan dilakukan secara cepat, tepat, dan berkelanjutan.
Red/Tri-Ardian










