YOGYAKARTA. WWW.CAKRARAJAWALI.COM // Komandan Korem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, S.Sos., M.Si., M.Sc., menghadiri kegiatan Silaturahmi dan Syawalan 1447 H Keluarga Besar Kamar Dagang dan Industri Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta, bertempat di Pendopo Agung Ndalem Mangkubumen, Kadipaten, Kemantren Kraton, Kota Yogyakarta, Sabtu (4/4/2026).
Kegiatan yang mengangkat tema “Merajut Silaturahmi, Menguatkan Kolaborasi untuk Ekonomi Daerah” tersebut diikuti sekitar 200 orang, terdiri dari jajaran pengurus KADIN DIY, perwakilan KADIN Kabupaten/Kota se-DIY, unsur pemerintah daerah, serta perwakilan perbankan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum KADIN DIY Gusti Kanjeng Ratu Mangkubumi, Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Ekonomi dan Pembangunan Noviar Rahmad yang mewakili Gubernur DIY, Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Ketua Umum KADIN DIY, Gusti Kanjeng Ratu Mangkubumi, menekankan bahwa momentum syawalan bukan sekadar tradisi, namun juga menjadi sarana strategis untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun perekonomian daerah. Kemajuan ekonomi DIY hanya dapat terwujud melalui sinergi antara dunia usaha, pemerintah, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan.
“KADIN DIY berkomitmen untuk terus mendorong terciptanya iklim usaha yang kondusif, meningkatkan daya saing pelaku usaha, serta membuka ruang kolaborasi yang lebih luas bagi pengembangan ekonomi daerah,” ungkapnya.
Sementara itu, Gubernur DIY melalui sambutan tertulis yang dibacakan oleh Noviar Rahmad menyampaikan bahwa momentum syawalan merupakan sarana untuk mempererat persaudaraan dan memperkuat kebersamaan, sekaligus mendorong peran aktif KADIN dalam pembangunan ekonomi daerah.
Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan pemberian bantuan sosial secara simbolis oleh Gusti Kanjeng Ratu Mangkubumi kepada anak-anak yatim dari yayasan dan panti asuhan di wilayah Kraton dan Kota Yogyakarta.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara dunia usaha dan pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Red/Pur-(Penrem072PMK)














