Suasana Tegang Warnai Wawancara Kinerja PDAM Kota Salatiga

Daerah, Dinas, Peristiwa22 Dilihat

Salatiga, www.cakrarajawali.com – Suasana tegang mewarnai kegiatan wawancara dan serap aspirasi terkait kinerja Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Salatiga periode 2019–2025.

Kegiatan tersebut melibatkan LSM Amanat Penggerak Rakyat Indonesia (APRI), mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Kota Salatiga, serta beberapa pegawai PDAM.

Pertemuan berlangsung di Kantor PDAM Kota Salatiga, Jalan Letjen Soekowati, Senin (2/2/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.

“Pertemuan yang semula diharapkan menjadi forum dialog dan musyawarah tersebut justru diwarnai ketegangan.”

Hal itu dipicu oleh sikap salah satu pegawai PDAM berinisial A yang dinilai mempersulit jalannya wawancara dan kurang terbuka dalam memberikan informasi, sehingga menimbulkan ketidaknyamanan di dalam forum.

“Wakil Ketua Umum DPP APRI, M. Soleh, yang hadir mendampingi mahasiswa, menyayangkan sikap pegawai PDAM tersebut.”

Menurutnya, perilaku tersebut tidak mencerminkan semangat pelayanan publik yang seharusnya dijunjung oleh institusi milik pemerintah daerah, terlebih kepada mahasiswa dan lembaga masyarakat sipil.

“Kami datang dengan itikad baik untuk berdialog dan berdiskusi mengenai kinerja PDAM, bukan untuk dipersulit. Seharusnya pihak PDAM bersikap terbuka dan memberikan informasi yang jelas serta terperinci,” tegas M. Soleh.

Sementara itu, pegawai PDAM berinisial A berdalih bahwa mahasiswa belum melengkapi persyaratan administrasi, seperti surat masuk atau izin penelitian resmi ke PDAM Kota Salatiga. Pernyataan tersebut langsung dibantah oleh pihak mahasiswa.

Mahasiswa menyatakan telah melakukan konfirmasi sebelumnya dan memperoleh izin dari Direktur PDAM melalui pegawai PDAM berinisial I. Bukti izin tersebut juga dibawa dalam bentuk dokumen tertulis.

“Tidak mungkin kami melakukan wawancara tanpa izin. Bukti izin dari pihak PDAM sudah kami bawa,” ujar salah satu perwakilan mahasiswa.

Di sisi lain, pegawai PDAM berinisial I mengakui adanya miskomunikasi di internal PDAM. Ia kemudian mengarahkan mahasiswa untuk menemui Kepala Bagian Umum atau Bagian Keuangan guna memperoleh data laporan kinerja PDAM serta hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) periode 2019–2025.

Pihak Mahasiswa yang di dampingi LSM APRI berharap peristiwa tersebut dapat menjadi bahan evaluasi internal agar ke depan pelayanan informasi publik, khususnya kepada mahasiswa dan lembaga masyarakat, dapat berjalan lebih terbuka, profesional, dan komunikatif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *